Yesus Penuntun Hidupku

Tema tahun ini adalah “Faithfulness”, kalau disinggung masalah kesetiaan pasti tidak jauh dari hubungan dengan Tuhan, karena kita tahu TUHAN kita selalu SETIA untuk kita semua. Teladannya dapat kita lihat pada sosok TUHAN YESUS, begitu setia menjalankan tugasNya selama di bumi ini. Saya sangat tersentuh saat Tuhan berdoa di Taman Getsemani, di malam sebelum penyalibanNya, Yesus berdoa :”Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu daripada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kuhendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Mat 26:39) Dimana di dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak berharap, kehendak kita yang terjadi daripada kehendakNya.

jenny wong

Jenny Wong (kedua dr kiri)

 Saya dilahirkan di dalam keluarga yang sederhana, dimana papa bekerja mencari nafkah untuk keluarga dan mama menjaga kami berdua, saya juga belajar sosok setia ini dari papa saya, dimana saya lihat dia begitu setia dalam bekerja, jarang saya dapati dia mengeluh tentang pekerjaannya, yang saya lihat dia begitu setia dengan pekerjaannya. Sehingga sedikit banyak juga mengilhami hidup saya. Berawal dari mimpi diawal tahun 2015, sewaktu di Indonesia bahwa saya bermimpi bahwa terjadi gerhana matahari, tetapi yang berbeda dengan biasanya adalah walaupun matahari telah ditutup oleh bulan, matahari tetap bercahaya terang dan bahkan lebih terang dari biasanya dan saat saya memandang ke matahari, dilangit tertulis “Bahwa Anda sudah memasuki Akhir Zaman”, spontan kata yang keluar dari mulut saya saat itu adalah “wah kita bakal capek” karena sudah tidak ada malam hari, berarti kita sudah tidak ada waktu untuk beristirahat lagi. Tentu saja mimpi itu membuat suatu tanda tanya besar, apa arti semua ini?. Saya tidak tahu apa arti semua ini, tentunya saya berharap itu suatu janji yang indah bagi kita.

Dan di tahun 2015 saya menerima suatu tantangan baru di dalam pekerjaan saya, pekerjaan yang saya kerjakan sekarang adalah pekerjaan yang telah saya doakan selama 2 tahun sebelum saya menerima pekerjaan ini. Saya selalu merasakan pekerjaan saya ini datangnya dari Tuhan, karena saya selalu ditawarkan pekerjaan yang saya idamkan, indah bukan? Saya merasakan bersyukur selalu mendapatkan tawaran pekerjaan dan posisi yang baik. So, saya selalu belajar setia dengan pekerjaan saya, bahkan terkadang ketika saya merasa tidak sanggup menghadapi pekerjaan saya, saya selalu berteriak dan berdoa kepada Tuhan, meminta tolong kepada Tuhan. Karena tanpa Tuhan saya pasti tidak mampu melakukan ini semua, hanya Tuhan yang dapat memampukan saya didalam pekerjaan ini. Semakin besar pekerjaaan saya, semakin besar pula harapan dan doa saya di dalam Tuhan. Sedetikpun saya merasa tidak bisa jika tidak ada penyertaan Tuhan. Kadang saya berasa saya manja dengan Tuhan, saya selalu merasa lemah, saya selalu merasakan “I need Jesus more and more”.

photo-1487771871469-842f66bf6818

Saya sangat berharap penyertaan TUHAN tidak pernah berhenti dan akan terus menerus sama seperti Matahari yang selalu terbit di pagi hari.

Penulis : Jenny Wong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: