Simple Start For A Big Ending

Mencapai tujuan hidup atau lebih kita kenal dengan resolusi tahunan memang topik yang tidak pernah lepas dari pikiran setiap orang. Setiap memasuki tahun baru, umumnya kita mulai berpikir untuk menentukan tujuan/resolusi yang kita mau capai dalam 365 hari ke depan. Tapi tidak sedikit orang yang cepat melupakan targetnya walau baru masuk di bulan yang kedua di tahun itu. Hmmmm… Tidak hanya kamu, saya pun juga selalu begitu.. Itu wajar sih, tapi jangan dibiarkan begitu saja, justru perlu kita mulai pikirkan solusinya.

Tahun 2011 lalu, saat masih duduk di bangku salah satu universitas swasta di Taipei, saya masih sibuk dengan keseharian sebagai pelajar full-time dan bekerja sampingan untuk mencukupi biaya hidup sehari-hari. Dua tahun berlalu menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Taiwan. Biasa-biasa saja sih.. Setiap hari pikirannya tak lain dan tak bukan hanya belajar dan bekerja. Yang penting pe-er selesai, nilai oke, uang cukup untuk makan sehari-hari, dan terkadang ngumpul bersama teman-teman. Bulan Desember itu terasa berbeda saat banyak pemikiran terlintas tentang apa yang saya ingin lakukan di dua tahun terakhir di Taiwan. Melihat banyak teman-teman baru yang berdatangan ke Taiwan, dan tidak sedikit juga yang kembali ke Indonesia untuk meneruskan masa depan. Saat itu teringat impian kecil saya; yang sebenarnya impian besar juga sih, tapi karena terlalu besar jadi merasa susah untuk mencapainya dan malah mengesampingkan impian itu menjadi impian “kecil” yang tidak diprioritaskan. Yaitu, impian untuk berpindah ke negeri Paman Sam.

Tak jarang jalan menuju impian-impian kita terhalang oleh sesuatu yang berada di luar kontrol kita. Nah, itu persis seperti yang saat itu saya alami. Sedih banget saat dapat info bahwa beasiswa ke Amerika sudah ditutup oleh universitas saya. Singkat cerita, saya mulai move-on dari impian saya itu dan melihat kepada kesempatan lain, yakni benua Eropa. Waktu berlalu.. Ya begitu-begitu saja, tidak melakukan hal apapun untuk menuju ke impian itu. Hanya keinginan saja yang kuat, tapi tidak melakukan apa-apa untuk menuju ke sana. Tidak ada motivasi khusus, karena saat itu tidak umum bagi pelajar asing di Taiwan meneruskan pendidikan ke negara ketiga. “Tidak mungkin!” itu pikiran yang selalu terlintas di benak saya saat itu.

Tekad. Merupakan satu hal terpenting yang kita semua bisa miliki. Tidak peduli latar belakang apapun yang kamu punya, semua orang bisa memiliki tekad yang sama kuat. Bukan uang, bukan kepintaran, dan bukan latar belakang keluarga, tapi tekad justru adalah the key point yang bisa membawa seseorang mencapai kesuksesan. Menyadari latar belakang keluarga saya yang tidak memungkinkan untuk memberikan support secara ekonomi, saya mulai mencari possibility yang lain. Dengan bermodal tekad, saya mulai menyusun jalan menuju ke impian saya.

Plan. Sering dilupakan karena manusia sukanya express.. Paling malas kalau diminta membuat plan untuk sesuatu yang terlihat masih sangat jauh di ujung sana. Tahun 2012 itu saya memaksakan diri untuk menyusun planning buat studi saya, walaupun waktu itu masih belum yakin bisa ke Eropa. Memaksimalkan kredit pelajaran di semester 4, 5 dan 6, seolah-olah saya sudah pasti ke Eropa di semester 7. Mengumpulkan sedikit uang setiap hari sejak tahun 2012, dengan anggapan saya akan studi ke Eropa di musim panas 2013 dimana pasti butuh uang untuk jalan-jalan.

Investasi. Banyak hal yang bisa kita investasikan untuk masa depan selain uang. Sebut saja ilmu & relasi. Kalau bagi saya dua hal ini jauh lebih penting daripada uang. Tahun 2012 saya fokus berinvestasi di bagian ilmu (ability), khususnya dalam kemampuan berbahasa inggris, karena saya harus melewati serangkaian ujian dan seleksi untuk bisa mendapatkan beasiswa lanjut studi di Eropa dari universitas saya. Mulailah saya ambil banyak kelas-kelas yang membaur dengan bule-bule itu. Sebisa mungkin kepo-in mereka deh pokoknya.. Seusai kelas langsung hang-out bareng, ngopi bareng, main bareng.. Pokoknya semua saya lakukan agar bisa lebih berani komunikasi pakai bahasa inggris, biar ga kagok.

Tekad, plan, investasi sudah ada. Tapi jujur saja perasaan saya saat itu sih masih “gajebo”, alias gak jelas boo… Karena saya melakukan hal-hal ini untuk sesuatu yang saya masih belum yakin bisa saya capai. Kebanyakan orang mulai melemah disini nih. Masuk bulan 2 dan 3, mulai lemas dan malas untuk mencapai resolusi. Please don’t! karena sebenernya kalian cuma kurang 1 step lagi, yakni REALISASI! Di tahap ini saya mulai rajin koleksi info tentang program pertukaran pelajar, tanya-tanya ke kantor International Affairs di universitas, cari solusi visa permit di imigrasi buat saya yang statusnya WNA di Taiwan tapi akan pergi ke negara ketiga, ambil ujian TOEFL yang harganya selangit (untung sudah nabung), dll. Pokoknya saya lakuin semua hal untuk mencapai impian saya, yang jujur saja, masih buram. Alhasil saat kesempatan itu datang di depan mata, saya sudah siap untuk berangkat!

Pasti banyak banget impian-impian di kepalamu saat ini (di kepala saya juga). Dan semua impian itu terkesan jauh dan mustahil? Hey! Namanya bukan impian kalau itu sesuatu yang mudah diperoleh, guys..

Saat ini saya sedang menabung koin 50nt yang saya sengaja sisihkan dari belanja kebutuhan sehari-hari. Itu saya khususkan untuk travel-budget. Sudah berlalu beberapa waktu dan terkumpul kurang lebih 15 ribu nt di botol Pringles tanpa terasa, dan tabungan kecil itu berhasil membawa saya ke pulau Okinawa, Jepang akhir tahun lalu! Lakukanlah hal-hal kecil untuk menyusun jalan ke impian-impianmu walaupun itu terkesan jauh dan mustahil. Hal-hal kecil itu pasti MUDAH untuk dilakukan, tapi seringkali kita MALAS lakukan. That’s the point! Lewati proses yang kecil-kecil itu, karena sebenarnya itulah kunci awal pencapaian resolusimu yang tidak bisa kamu skip begitu saja..

Think about the small things you can do NOW to get you to where you want to be in the FUTURE!

Sumber: Ryan Isaac

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: