2018 : The Year of Faithfulness


Menghadapi situasi yang tidak menentu dan penuh dengan ketidakpastian di tahun 2018 ini, bagaimanakah seharusnya kita menyikapi dan mempersiapkan diri kita?
Di akhir tahun 2017 yang lalu, Tuhan memberikan satu kata di dalam hati saya, yaitu “faithfulness” (kesetiaan). Dan ketika saya merenungkannya lebih lagi, satu ayat firman terbersit dalam hati saya yang berbunyi demikian:

 


“Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.” (Mat 37:3-4)




Seringkali ketika menghadapi ketidakpastian di hari depan, hati kita menjadi resah dan banyak pertanyaan yang muncul di hati kita, karena kita ingin mendapatkan jawaban dan jaminan yang pasti sehingga hati kita dapat merasa tenang. Akan tetapi, terkadang Tuhan mengijinkan ketidakpastian terjadi dalam hidup kita untuk satu tujuan, yaitu agar kita belajar setia kepadaNya.

Saya percaya di tahun 2018 ini, Tuhan mau kita mempraktekkan iman kita dengan berlaku setia di hadapanNya. 

dsc00306.jpg

Kesetiaan merupakan bentuk karakter yang dapat terlihat nyata dalam kehidupan seseorang. Ketika kita percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati kita, maka kita akan dapat dimampukan untuk melakukan hal yang baik dan terus berlaku setia dalam segala perkara yang dipercayakan kita, di negeri di mana Tuhan menempatkan kita.

Di awal tahun di 2018 ini, saya ingin mendorong setiap jemaat Tuhan untuk terus berlaku setia kepada Tuhan dimanapun Tuhan menempatkan kita. Kesetiaan dapat diukur dari komitmen serta tanggung jawab yang kita kerjakan setiap hari.

 


Kesetiaan juga merupakan karakter ilahi Tuhan Dia nyatakan hari ke hari dalam hidup kita. Karena Dia setia, itu sebabnya kita pun dimampukan untuk tetap setia di tengah segala musim dan keadaan.


 

Dan janji Tuhan adalah, ketika kita setia, maka sukacita dan kegembiraan dari Tuhan itu akan nyata dalam hati kita, dan bahkan Dia pun akan memberikan apa yang hati kita harapkan. Kiranya Tuhan memberkati setiap kita, untuk tetap setia mengikuti dan melayaniNya, sampai akhir hidup kita. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: