Tuhan Sumber Jawabanku

Pujilah Tuhan hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku ! Pujilah Tuhan hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya – Mzm 103:1-2

Ayat firman inilah yg selalu terngiang di telinga, hati, dan pikiran saya, membuat saya
untuk terus bersyukur dan memuji nama-Nya. Di sini saya ingin menceritakan kebaikan Tuhan dalam hidup saya dan campur tangan Tuhan dalam pengurusan VISA
saya.
Nama saya Tiwi, sebelum menjadi full-timer di gereja kita, saya pernah bekerja
sebagai TKW selama 12 tahun. Saat kerja menjadi TKW, Tuhan tidak pernah
meninggalkan saya. Saat kehidupanku sepertinya mau jatuh pun, Tuhan selalu
mengangkat saya, pertolongan-Nya selalu tepat pada waktu-Nya. Saya juga
dipercaya untuk terlibat dalam pelayanan di POKI IMBOLC, namun karena pada waktu itu tanggung jawab utama saya di Taiwan adalah merawat Ama yang saya jaga, tentu keterbatasan waktu menjadi kendala utama saya untuk melayani. Tapi saya, sebagai TKW yg sudah diselamatkan, saya rindu setiap TKW di Taiwan dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenal Tuhan, sehingga waktu mereka kembali ke Indonesia kelak, mereka bisa menjadi terang di tengah keluarga mereka.

18266

Pada akhirnya, Tuhan kasih saya jalan untuk memulai caregroup yang mayoritas
berisi TKW supaya banyak TKW di Taiwan dimenangkan. Caregroup kami berjalan
secara online melalui telepon genggam karena banyak dari para TKW yang tidak bisa
mendapat ijin untuk pergi keluar oleh majikan mereka. Seiring saya menjalani
pelayanan ini, saya sering termenung dan berdoa “TUHAN, KAPAN SAYA BISA MELAYANI ENGKAU TANPA HAMBATAN KERJA?”

Pada Maret 2014, ama yang saya rawat meninggal. Setelah itu, gereja mau
membantu mengurus VISA kerja saya sebagai full-timer di POKI IMBOLC. Saya merasa kerinduan hati saya dijawab oleh Tuhan. Saya merasa seperti sedang
bermimpi saat itu. Saya bilang ke Tuhan, “Benarkah ini sungguh terjadi Tuhan?
Apakah bisa saya bekerja di gereja full-time?” Akhirnya saya pulang ke Indonesia
untuk mengurus surat-surat yang diperlukan untuk pengurusan visa. Tapi saat itu
pengurusan VISA saya gagal. Akhirnya saya melayani di gereja di Ambon, kota di
mana saya tinggal, tapi tidak sebagai full-timer.

18269

Seiring waktu, saya tidak pernah kehilangan harapan , beban saya untuk TKW Taiwan
tak pernah hilang, dan itu terus menjadi kerinduan hati saya. Suatu hari, seorang
penginjil menawarkan saya untuk ke Taiwan dengan VISA volunteer. Saat itu saya merasa Tuhan sangat baik, Dia selalu memberi saya jalan. Saya meminta waktu 3 bulan
kepada penginjil tersebut untuk memastikan saya mau atau tidak karena saat itu
Natal sudah dekat. Tapi belum sampai 3 bulan, pihak POKI IMBOLC menghubungi saya dan mau menawarkan saya untuk kembali ke Taiwan sebagai full-timer. Saya langsung menerima tawaran itu tanpa ragu.
Inilah Tuhan yang memberikan lebih baik dari apa yang kita MAU. Sungguh luar biasa
Tuhan kita! Saya merasa Tuhan mempersiapkan ladang untuk saya. Singkat cerita saya langsung mengurus surat-surat dan saya segera berangkat ke Jakarta untuk proses selanjutnya. Saat posisi saya di Jakarta, ternyata gereja pusat POKI IMBOLC sedang ada pergantian kepemimpinan dan peraturan bahwa saat itu tidak
boleh ada penambahan full-timer. Akhirnya, Pastor Meien memutuskan untuk berdiskusi lagi dengan atasannya. Berkat usaha Pastor Meien, akhirnya pihak gereja pusat memperbolehkan ada penambahan full-timer. Luar biasa kebaikan Tuhan!

Sebenarnya saat itu saya cukup khawatir akan kelengkapan dokumen saya dalam  pengajuan visa. Tapi sungguh Tuhan turut bekerja dengan sangat luar biasa. Walau boleh dibilang masa penantian saya untuk visa cukup lama, namun dari situ saya lebih
mengerti rencana dan waktu Tuhan. Waktu Tuhan tidak bisa diganggu gugat, waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik. Masa penantian adalah masa dimana Tuhan memproses, membentuk, dan mempersiapkan saya untuk menjadi tentara-Nya. Selesai mengurus surat-surat, kami mengajukan semuanya bersama permohonan VISA
ke TETO, ternyata semuanya lolos! Dan VISA itu turun dalam jangka waktu yang
sangat ajaib buat saya, hanya 2 minggu! Sungguh ini adalah satu Mujizat dari Tuhan
untuk kehidupan saya yang hanya cuma punya hati terbeban untuk jiwa-jiwa. Saya
bukan orang pintar, tidak berpendidikan tinggi, bahkan umur pun sudah tidak muda
lagi. Tapi Tuhan begitu mengasihi saya.

18272

Saya sangat mengucap syukur kepada Tuhan dan saya ingin menyampaikan untuk
siapapun yang membaca kesaksian saya ini, terima kasih karena mungkin saudara adalah salah satu orang yang sudah mendoakan saya.
Bersyukur, bersandar, berserah lah. Maka Mujizat Tuhan akan terjadi di dalam hidup
saudara. Mzm 107:1 // “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik ! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya”. Amin. Tuhan Memberkati!

Sumber : Tiwi


Tuhan Yesus mengasihi Anda 🙂 Dia tidak pernah meninggalkan Anda sendiri! Apabila Anda butuh layanan doa / konsultasi, silahkan tinggalkan pesan pada kolom comment di bawah ini atau hubungi kami di 02-2362-3022 #8232~ Tuhan Yesus memberkati!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: