Iman dalam Pergumulan


Tidak pernah terlintas dalam benak saya bahwa saya bisa menetap di Taiwan tanpa perlu bekerja sebagai pegawai kantoran. Ketika masih di bangku sekolah, saya pernah ada pemikiran mau menjadi ibu rumah tangga, namun pemikiran tersebut berangsur-angsur terkikis seiring waktu. Terlebih lagi ketika saya mulai bekerja dan mempunyai penghasilan sendiri, saya semakin tidak pernah berpikir bahwa suatu hari nanti (apalagi di Taiwan) saya tidak perlu bekerja, hanya mengurus anak saja.

Memang benar kata firman Tuhan bahwa jalan Tuhan di atas jalan manusia, pada bulan Mei 2015, saya resmi berhenti dari pekerjaan yang sudah saya jalani selama 9 tahun. Saya memutuskan ini setelah saya mendapatkan konfirmasi yang jelas ketika mengikuti retreat pekerja POKI di tahun yang sama.

Saat itu, anak pertama kami sudah memasuki masa mpasi (makanan pendamping ASI). Berat hati saya rasanya setiap mau berangkat ke kantor dan meninggalkannya di rumah. Setelah berdiskusi dengan suami saya, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan saya. Namun hati kecil ini tetap saja tidak tenang; apakah ini keputusan yang benar? Keluarga kami meminta agar anak kami dibesarkan di Jakarta saja, supaya kami dapat fokus bekerja.

Jawaban dan keteguhan hati saya dapatkan ketika mengikuti retreat pekerja POKI. Di salah satu sesi penyembahan, saya merasa melihat gambaran kisah tentang Yesus berjalan di atas air dengan begitu nyata. Ketika Petrus melihat Yesus berjalan di atas air, Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus (Mat 14:28-29). Inilah yang saya lakukan, saya semakin membulatkan hati, saya turun dari perahu saya, yakni pekerjaan (zona nyaman) saya, dan berjalan mendapatkan Yesus.

Keluar dari pekerjaan saya yang stabil dengan pendapatan yang memuaskan ini benar-benar hampir sama dengan Petrus yang keluar dari perahunya. Meninggalkan zona nyaman yang di dalam perahu dan memilih untuk berjalan dengan iman mengikuti Yesus adalah hal yang tidak mudah bagi saya, tapi karena itu Yesus, jadi saya mau!

Tentunya begitu keluar dari perahu, awalnya Petrus berjalan dengan berani dan beriman, namun dicatat di Mat 14:30: Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!” Hal yang sama pun saya alami. Awalnya dengan iman dan berani saya melangkah keluar dari pekerjaan saya, namun setelah merasakan tiupan angin, saya pun bisa gemetar, ragu dan mulai melihat ke bawah. Saya merasa takut. Namun Tuhan baik, setiap kali saya merasa saya takut, Dia mengingatkan saya akan kisah Petrus ini, yakni untuk teriak minta tolong dan mengarahkan pandangan ke Yesus saja.

Tanpa terasa saya sudah menjadi full time mommy selama 2 tahun lebih, dan selama ini saya bersyukur dapat mengikuti pertumbuhan dan perkembangan anak-anak saya serta dapat menerbitkan buku belajar bahasa Indonesia ke dalam bahasa mandarin, di mana kedua hal ini merupakan keinginan yang pernah ada di dalam hati saya. Jika bukan karena Tuhan, keinginan ini tidak mungkin terjadi. Tuhan tahu kapan saat yang terbaik untuk memberi kepada anak-anakNya apa yang diinginkan hati mereka.

Saya diingatkan untuk belajar menikmati apa yang ada dihadapan saya saat ini, tidak perlu kuatir, tidak perlu mengeluh, tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain, tapi bersyukur dan menikmati apa yang ada. Ketika apa yang kita inginkan belum terkabul, mari kita tetap nantikan dengan sukacita, jika itu baik bagi kita, Dia akan berikan tepat pada waktunya.

Tuhan Yesus memberkati.

Kesaksian oleh Saudari Molis (Gembala wilayah keluarga)

 

Tuhan Yesus mengasihi Anda 🙂 Dia tidak pernah meninggalkan Anda sendiri! Apabila Anda butuh layanan doa / konsultasi, silahkan tinggalkan pesan pada kolom comment di bawah ini atau hubungi kami di 02-2362-3022 #8232~ Tuhan Yesus memberkati!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: